Apa Itu Shelving Buku? Manfaat dan Cara Shelving Buku

shelving buku

Dalam pengaturan perpustakaan, shelving atau penggerakan buku menjadi hal yang paling penting dilakukan. Bahkan, peran shelving ini memegang peran yang penting yang mana menjadi penentu kecepatan dan juga ketepatan dalam proses temu kembali pada koleksi atau buku di perpustakaan tersebut.

Hal ini karena secanggih apapun kegiatan pengolahan bahkan menggunakan sistem otomasi sekalipun, akan tidak optimal jika buku-buku di perpustakaan tersebut tidak disusun rapi pada rak buku dan disesuaikan dengan kriterianya. Oleh sebab itu, baik pengguna perpustakaan atau pengelola perpustakaan harus konsisten dalam mengembalikan bukunya.

Hal ini dilakukan agar buku-buku di perpustakaan dapat dengan mudah ditemukan jika diperlukan atau dicari. Sehingga tak heran jika para petugas pelayanan perpustakaan memiliki tugas, salah satunya shelving buku yang manfaatnya adalah untuk memudahkan para pengunjung perpustakaan mencari buku yang diinginkan.

Tapi, apa sebenarnya pengertian dari shelving buku? Shelving buku adalah pengerakan yang mana merupakan kegiatan penjajaran koleksi pada rak buku dengan sistem tertentu yang sudah ditentukan oleh perpustakaan. Kegiatan shelving buku ini menjadi langkah terakhir dari proses pengolahan dan perpustakaan.

Menurut Lasa Hs. (1990:72) shelving merupakan pekerjaan dan kegiatan dalam perpustakaan untuk menyusun buku di rak, dengan peraturan tertentu. Selain itu, Sulistyo-Basuki (1992:37) menyatakan pengertian shelving atau filling sebagai penyusunan dokumen menurut urutan tertentu agar dokumen dapat di temu balik dengan mudah dan cepat jika diperlukan.

Selain itu, perlu diketahui bahwa kegiatan shelving buku dilakukan untuk mengetahui lokasi sumber dokumen, informasi, maupun subjek secara manual maupun menggunakan teknologi informasi secara sistematis merupakan pengertian dari temu balik informasi.

Apa Kendala Anda dalam Pengadaan Buku?

Efektivitas temu balik informasi dapat diukur melalui nilai perolehan atau recall, nilai ketepatan atau precision dan jatuhan semu/fallout.

Kegiatan ini memudahkan dalam rangka pencarian kebutuhan informasi pemustaka, proses pencocokan antara keduanya dan kumpulan dokumen atau koleksi. Biasanya, perpustakaan yang menerapkan open access atau akses terbuka, pengguna perpustakaan dapat langsung menelusuri pencarian informasi yang dibutuhkan pada rak buku.

Sehingga, kegiatan shelving dan temu kembali koleksi sangat erat kaitannya pada sebuah perpustakaan. Korelasi antara shelving dan temu kembali koleksi adalah pada proses pengolahan dan pemanfaatan sebuah koleksi. Semakin baik penataan shelving yang dilakukan oleh suatu perpustakaan, maka akan semakin mempermudah pengguna perpustakaan dalam menemukan kembali koleksi yang dicari.

Sehingga dengan berbagai pengertian tersebut, ditemukan bahwa tujuan dari shelving buku ini adalah agar koleksi buku mudah ditemukan dan juga dapat dengan mudah dikenali oleh pengunjung perpustakaan atau pengelola perpustakaan.

Daftar Pengadaan

Shelving disusun menggunakan peraturan tertentu yang telah ditentukan perpustakaan terkait yang mana agar buku dapat ditemukan kembali dengan mudah dan biasanya dalam prosesnya dilakukan sesuai kebijakan perpustakaan.

Manfaat Melakukan Shelving Buku

Pada dasarnya, manfaat utama dari melakukan shelving buku di perpustakaan adalah mempermudah proses temu balik koleksi buku di perpustakaan ketika dibutuhkan oleh pengguna perpustakaan atau oleh pengelola atau pustakawan. 

Akan tetapi menurut Sumiyati dan Yuniasih dalam Durga Ayunda, shelving buku yang dilakukan pada perpustakaan memiliki beberapa manfaat, yaitu:

1. Agar pustakawan menjadi mudah dalam menyimpan koleksi perpustakaan

Koleksi yang telah selesai diolah dan dibaca oleh pemustaka, dapat langsung disusun oleh pustakawan sesuai pada penomoran rak koleksi.

2. Koleksi akan berdekatan dengan yang memiliki kajian yang sama

Ketika pustakawan melakukan shelving, pustakawan menelaah bahan koleksi yang akan di-shelving terlebih dahulu, jika ada bahan koleksi yang berkaitan subjeknya, maka pustakawan menata bahan pustaka dengan subjek yang sama harus berdekatan.

3. Pemustaka akan mudah dalam mencari koleksi yang diperlukan

Pemustaka dapat mencari informasi dengan cepat dan tepat ketika shelving dilakukan dengan baik.

Daftar Pengadaan

Cara Shelving Buku Perpustakaan

Pada dasarnya, metode atau cara shelving buku tiap perpustakaan berbeda-beda tergantung aturan di perpustakaan itu. Akan tetapi secara umum, berikut cara shelving buku yang tepat agar mudah ditemukan kembali.

1. Ketepatan Penataan Koleksi

Hal pertama yang harus diperhatikan saat melakukan shelving buku adalah harus tepat menentukan bagaimana penataan koleksi yang sudah diatur oleh perpustakaan. Ini berpengaruh terhadap temu balik informasi agar koleksi dapat ditemukan oleh pengguna dengan mudah.

Misalnya menata koleksi dengan tema yang sama di dalam satu lorong yang sama dengan menyusunnya berdasarkan abjad. Dengan demikian, pengelola atau pustakawan diminta melakukan shelving buku dengan tepat dan tidak ada kesalahan penataan.

2. Keteraturan Penataan Koleksi

Tak hanya tepat dalam menata, shelving buku juga harus teratur. Misalnya disesuaikan dengan keteraturan urutan abjad judul, atau menurut penulis, atau menurut tema buku, dan lain sebagainya. Ini harus teratur dan konsisten agar proses temu balik buku lebih mudah dilakukan.

3. Kerapian Penataan Koleksi Perpustakaan

Shelving buku harus dilakukan secara berdiri sehingga label buku dapat dengan mudah dibaca melalui punggung buku dan terlihat jelas buku yang ingin dicari oleh pengunjung perpustakaan. Dalam hal ini penataan koleksi akan terlihat rapi sehingga pemustaka tidak merasa sulit dalam mencari informasi.

4. Ketepatan Sarana Simpan yang Digunakan

Pada rak-rak koleksi buku yang ada di perpustakaan, harus sudah disesuaikan dengan penomoran klasifikasi atau penomoran koleksi agar mencari buku dengan mudah menggunakan sistem penomoran.

5. Kejelasan Petunjuk Rak

Untuk memperkuat dan membantu shelving buku berjalan dengan baik, pihak perpustakaan juga harus membuat panduan atau petunjuk pada setiap rak yang berisi notasi klasifikasi untuk menunjukkan subjek buku sehingga dapat mudah dicari.

Itulah penjelasan lengkap yang merupakan salah satu langkah dalam pengelolaan bahan pustaka baik di kampus, perpustakaan, maupun yang lainnya.

Foto Profil
Yusuf Abdhul Azis

Ingin Pengadaan Bahan Pustaka untuk Perpustakaan?

Mari pengadaan Buku dengan Penerbit Deepublish dan akan ada Promo khusus untuk Anda yang pengadaan hari ini.
Pengadaan Bahan Pustaka
Bagikan Artikel Ini
Yusuf Abdhul Azis
Yusuf Abdhul Azis
Artikel Terbaru

INGIN PENGADAAN BUKU UNTUK PERPUSTAKAAN DAN INSTANSI ANDA?

Mari pengadaan Buku dengan Penerbit Deepublish dan akan ada Promo khusus untuk Anda yang pengadaan hari ini.