Tujuan, Fungsi dan Cara Membuat Kantong Buku Perpustakaan

kantong buku perpustakaan

Kantong buku perpustakaan seringkali kita temukan di bagian belakang buku. Terutama saat kamu sedang meminjam buku di perpustakaan. Barangkali ada diantara kamu yang bertanya-tanya, kenapa harus ada kantong buku perpustakaan di setiap buku yang kita pinjam? 

Tidak banyak yang tahu jika kehadiran kantong buku perpustakaan tidak sekedar kantong yang tertempel. Tetapi memiliki fungsi dan tujuannya loh. sebelum mengetahui fungsi dan tujuan, kita intip dulu pengertian dan cara membuat kantong buku perpustakaan berikut ini. 

Pengertian Kantong Buku Perpustakaan

Siapa yang suka membaca buku gratis di perpustakaan? Setiap kali ke perpustakaan, kamu pasti akan dihadapkan pada tampilan fisik buku yang sudah di modif oleh petugas perpustakaan. Salah satunya adalah adanya kantong buku perpustakaan. 

Kantong buku perpustakaan atau yang disebut dengan kantong kartu buku. Dimana kantong buku perpustakaan terbuat dari kertas, yang bertujuan untuk tempat penyimpanan kartu buku yang hendak dipinjamkan.

Kantong buku perpustakaan dapat ditempelkan di bagian belakang buku bagian dalam, dekat dengan slip tanggal kembali. Untuk ukuran kantong buku perpustakaan pun bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan disesuaikan dengan kartu.

Download Katalog Buku Deepublish untuk Keperluan Perpustakaan Kampus dan Sekolahan Anda Download Katalog

Baca juga: 2 Karakteristik Pengguna Perpustakaan

Fungsi Dan Tujuan Penggunaan Kantong Buku Perpustakaan 

Kehadiran kantong buku perpustakaan tidak hanya sebagai aksesoris di belakang buku saja loh. Tetapi juga memiliki fungsi dan manfaat. Salah satunya untuk tempat kartu. Dimana kartu ini berisi nomor panggil buku, pengarang, judul buku dan nomor inventaris buku. Adapun fungsi dan tujuan penggunaan kantong buku perpustakaan, sebagai berikut. 

1. Tempat Menyimpan Kartu Buku 

Sesuai dengan peruntukannya. Kantong buku berfungsi sebagai tempat untuk menyimpan kartu buku. Dimana kartu buku sebagai tempat untuk mencatat atau mengarsip siapa saja yang pernah meminjam buku tersebut, disertai dengan kapan buku dipinjam dan kapan buku kembali. 

Daftar Pengadaan

Dengan kata lain, kartu buku ini sebagai histori perjalanan si buku yang memiliki sejarah penting untuk si buku. Oleh sebab itu, biar kartu tidak hilang, buatkanlah tempat kantong penyimpanan buku perpustakaan. 

2. Memudahkan Kerja Petugas Perpustakaan 

Bagi petugas perpustakaan, kantong buku perpustakaan sangat membantu dalam melakukan pencatatan dan memantau perjalanan buku pergi. Termasuk juga membantu petugas perpustakaan mengetahui apakah buku yang dipinjam sudah terlambat atau belum. Jika sudah terlambat, akan dikenakan denda peminjaman sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan pihak perpustakaan.

3. Sebagai kontrol 

Tidak banyak yang tahu jika kantong buku perpustakaan dapat membantu petugas perpustakaan mengetahui seberapa sering buku tersebut dipinjam. Tentunya, buku yang lebih sering dipinjam memiliki risiko buku cepat aus atau rusak. Sehingga petugas perpustakaan bisa meminimalisir dan memberikan perawatan terhadap koleksi buku yang mungkin hampir rusak.

4. Sarana arsip 

Sebagai petugas perpustakaan, tentus aja ada banyak tugas yang harus mereka kerjakan. Petugas perpustakaan tidak hanya bertugas melayani peminjaman dan pengembalian buku. Tetapi juga harus melakukan pengarsipan. 

Misalnya, menginventarisasi buku, menyusun kembali buku-buku yang berantakan dan masih banyak lagi. Kadang, ada pengunjung yang iseng ataupun karena ketidaksengajaan melepas kartu perpustakaan dari kantong buku. 

Nah, ketika terjadi kondisi seperti ini, maka akan memudahkan pihak petugas untuk meletakan kartu yang terlepas dan memudahkan petugas untuk mencocokan kartu agar tidak tertukar memasukan ke kantong buku yang berbeda. Setidaknya ini memudah petugas lebih efisiensi waktu. 

Itulah beberapa fungsi dan tujuan penggunaan kantong buku perpustakaan. Jika kamu memiliki pengalaman fungsi dan tujuan lain, bisa share di kolom komentar. 

Baca Juga: Fungsi Manajemen Perpustakaan

Daftar Pengadaan

Cara Membuat Kantong Buku Perpustakaan 

Proses pembuatan kantong buku perpustakaan dapat dibuat beragam. Tidak ada patokan baku harus terbuat dari bahan apa saja. Kantong buku bisa dibuat sendiri menggunakan karton, kertas ataupun bahan lain yang tidak mudah sobek.

Adapun cara membuat kantong buku perpustakaan, cara yang paling umum digunakan adalah menggunakan ukuran lebar 10 cm dan tinggi 10-12 cm. Meskipun di era serba ada seperti sekarang, rasanya kurang menyenangkan jika kantong buku beli. Kamu bisa menghemat biaya belanja dengan membuatnya sendiri. Berikut cara membuat kantong buku perpustakaan. 

1. Menentukan jenis kertas 

Mengingat kantong buku perpustakaan dapat dibuat dari banyak jenis kertas yang sifatnya tidak rusak. Maka, kamu perlu menentukan kertas yang mudah didapatkan. 

Apabila tidak ada dan menginginkan dari bahan yang murah, kamu bisa memanfaatkan kertas sampul buku yang tidak digunakan atau bisa juga menggunakan karton yang dijamin awet. Bahkan kamu juga bisa menggunakan tas karton warna coklat yang sudah tidak terpakai juga loh. 

2. Menentukan bentuk kantong 

Berbicara tentang bentuk kantong buku, ada banyak bentuk yang bisa kamu pilih loh. Ada yang berbentuk persegi, segitiga dan masih banyak lagi. Adapun ukuran umum yang digunakan untuk kantong buku perpustakaan.

Seperti yang disinggung di paragraf di atas. Pada kesempatan kali ini saya akan fokus pada bentuk kantong perpustakaan persegi 

3. Menyiapkan bahan 

Bahan yang disiapkan adalah lem kertas, gunting, buku yang akan ditempelkan kantong buku perpustakaan. Langkah pertama adalah, potong kertas ukuran 10 cm, dengan tinggi 10-12 cm. 

Kemudian lipat kertas menjadi dua lipatan. Ujung kertas yang dilipat diberi lem kertas, untuk direkatkan. Kemudian di bagian bawah, bisa kita rekatkan menggunakan lem kertas lagi. Dan punggung kantong kita beri lem kertas lagi, untuk ditempelkan di buku. Maka jadilah kantong buku perpustakaan. 

Pastikan di bagian kantong persegi untuk menuliskan identitas buku. Misalnya menuliskan no. Buku, judul,  pengarang dan no inventaris. Hal ini penting untuk memudahkan petugas perpustakaan untuk melakukan pemantauan.

Ternyata mudah bukan cara membuatnya? Tidak perlu repot bersusah payah. Untuk masalah ukuran dan bentuk kantong pun bisa di modif sesuai dengan keinginan masing-masing. 

Contoh

Sampai di sini, barangkali ada diantara kamu yang penasaran, bagaimana sih bentuk kantong buku perpustakaan? Nah, berikut beberapa contoh kantong buku perpustakaan yang saya ambil dari berbagai sumber, yang dapat kamu jadikan inspirasi bentuk.

Contoh kantong buku perpustakaan 1

Contoh kantong buku perpustakaan pertama adalah contoh yang paling banyak saya temukan ketika di perpustakaan. Bagaimana dengan kamu? Apakah memiliki pengalaman yang sama?

contoh kantong perpustakaan 1
Contoh kantong perpustakaan 1

Contoh kantong buku perpustakaan 2

Selain contoh kantong buku perpustakaan di atas, ada juga contoh kantong buku perpustakaan yang sering saya temukan, yaitu seperti contoh kedua ini.

contoh kantong perpustakaan 2
contoh kantong perpustakaan 2

Dari dua contoh kantong buku perpustakaan di atas, model dan bentuk manakah yang paling kamu sukai? Tentu saja selera masing-masing orang berbeda-beda. Lalu, saat kamu berkunjung ke perpustakaan, model mana yang paling sering ditemukan? Tulis pengalaman kamu di kolom komentar ya. 

Semoga sedikit ulasan tentang kantong buku perpustakaan ini memberikan manfaat dan memberikan gambaran tentang  fakta kantong buku perpustakaan. Ternyata meskipun sepele dan simpel, ternyata sangat penting. (Irukawa Elisa)

Ingin Pengadaan Bahan Pustaka untuk Perpustakaan?

Mari pengadaan Buku dengan Penerbit Deepublish dan akan ada Promo khusus untuk Anda yang pengadaan hari ini.
Pengadaan Bahan Pustaka
Bagikan Artikel Ini
Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Yusuf Abdhul
Yusuf Abdhul
Artikel Terbaru