Sebelum membeli buku, kamu mungkin pernah mencari ulasan untuk mengetahui apakah buku tersebut menarik dan layak dibaca. Nah, ulasan seperti inilah yang disebut resensi buku. Selain membantu pembaca mengenal isi buku, resensi juga menjadi salah satu tugas yang sering diberikan kepada pelajar maupun mahasiswa.
Menulis resensi buku juga semakin relevan dalam dunia pendidikan. Pada November 2025, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyarankan agar tugas rumah siswa lebih banyak diarahkan pada kegiatan membaca dan menulis, salah satunya melalui pembuatan resensi buku.
Bagi kamu yang ingin mulai belajar, artikel ini akan membahas pengertian resensi buku, manfaat, struktur, hingga cara membuat resensi buku yang baik dan benar. Pembahasannya disusun secara bertahap agar mudah dipahami, terutama bagi pemula yang baru pertama kali menulis resensi.
Daftar Isi
Key Takeways
- Resensi buku adalah ulasan yang berisi ringkasan, analisis, serta penilaian terhadap kelebihan dan kekurangan buku.
- Manfaat resensi buku adalah membantu pembaca memilih buku sekaligus melatih kemampuan berpikir kritis dan menulis.
- Struktur resensi buku terdiri dari lima bagian, yaitu judul, identitas buku, pendahuluan, isi resensi, dan penutup.
- Cara membuat resensi buku dimulai dari membaca, mencatat poin penting, menilai isi buku, hingga menyusun dan menyunting tulisan.
Pengertian Resensi Buku
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), resensi adalah pertimbangan atau pembicaraan tentang buku, atau sederhananya ulasan buku. Kata ini berasal dari bahasa Belanda resentie dan bahasa Latin recensere, yang bermakna mengulas atau melihat kembali.
Dalam praktiknya, resensi buku tidak berhenti pada merangkum isi. Menurut laman Direktorat SMP Kemendikdasmen yang dikutip detikEdu, resensi dipakai untuk mengulas, menilai, menganalisis, dan mengapresiasi sebuah buku, dengan penilaian yang punya argumen dan bukti yang bisa dipertanggungjawabkan.
Jadi, bedanya dengan sinopsis cukup jelas. Sinopsis hanya menceritakan garis besar isi, sedangkan resensi memuat sinopsis ditambah penilaian dan pertimbangan peresensi.
Manfaat Resensi Buku
Resensi bermanfaat bagi tiga pihak sekaligus. Mari kita lihat satu per satu.
1. Bagi Pembaca
Resensi membantu pembaca memutuskan apakah sebuah buku layak dibaca atau dibeli. Tugas penulis resensi memang memberi gambaran tentang kelayakan suatu karya, sehingga pembaca tidak membuang waktu dan uang untuk buku yang tidak sesuai kebutuhannya.
2. Bagi Penulis Resensi
Menulis resensi melatih kamu membaca lebih teliti, mencatat poin penting, menimbang kelebihan dan kekurangan, lalu menuangkannya dalam argumen yang runtut. Seorang akademisi yang dikutip detikEdu menilai resensi bukan sekadar ringkasan, karena melatih seseorang mengolah pengetahuan yang ia peroleh dan membiasakan mencatat poin-poin penting.
3. Bagi Penulis dan Penerbit Buku
Resensi juga menjadi umpan balik. Penulis dan penerbit bisa melihat bagian mana yang disukai pembaca dan mana yang masih perlu diperbaiki. Selain itu, resensi yang jujur dan baik ikut membantu buku dikenal lebih luas.
Struktur Resensi Buku
Berdasarkan rujukan Direktorat SMP dan modul pembelajaran Kemendikdasmen yang dikutip detikEdu, resensi umumnya terdiri atas lima bagian berikut.
1. Judul Resensi
Judul resensi bukan sama dengan judul buku. Judul resensi menggambarkan isi atau kesan utama tulisanmu, dan judul buku boleh dimuat di dalamnya.
2. Identitas Buku
Bagian identitas buku memuat judul buku, jenis buku (fiksi atau nonfiksi), nama penulis, penerbit, tahun terbit, cetakan ke berapa, dan jumlah halaman. Tulis selengkap dan seakurat mungkin, karena inilah data yang dipakai pembaca untuk mencari bukunya.
3. Pendahuluan
Pendahuluan berisi pengantar atau alasan buku itu menarik untuk diulas. Biasanya kamu memperkenalkan penulis, tujuan penulis, tema utama, dan deskripsi singkat isi buku.
4. Isi Resensi
Bagian inti ini terdiri atas tiga unsur. Pertama, sinopsis, yaitu penjelasan ringkas isi buku tanpa membocorkan keseluruhan ending. Kedua, ulasan dan analisis, yaitu pendapat dan penilaianmu yang didukung argumen atau kutipan. Ketiga, kelebihan dan kekurangan buku, yaitu bagian yang menarik serta catatan kritis terhadap kelemahannya.
5. Penutup
Penutup berisi simpulan keseluruhan resensi. Sebutkan buku ini cocok untuk siapa dan mengapa penting dibaca, lalu beri pertimbangan atau ajakan bagi pembaca.
Baca Juga: 10 Contoh Kelebihan Buku dalam Resensi Buku
Cara Menyusun Resensi Buku
Sebuah kegiatan pelatihan penulisan resensi untuk guru di Gorontalo, yang dipublikasikan di Jurnal Sibermas pada 2025, memetakan tahapannya mulai dari memilih buku, mencatat informasi buku, menyusun ringkasan isi, mengkaji kelebihan dan kelemahan, sampai menulis opini. Berikut langkah praktis yang bisa kamu ikuti.
1. Pilih Buku yang Ingin Diresensi
Pilih buku yang cukup kamu pahami dan menarik untukmu. Kalau tugas sekolah, kamu bisa mulai dari buku fiksi seperti novel karena alurnya lebih mudah dirangkum.
2. Baca Tuntas sambil Mencatat
Baca sampai habis, lalu catat identitas buku, tema, tokoh atau gagasan utama, serta kutipan yang menarik. Cantumkan juga nomor halamannya, karena argumen yang disertai bukti halaman akan terasa lebih kuat.
3. Tentukan Penilaianmu
Pikirkan apa yang menurutmu menonjol dan apa yang kurang. Untuk buku fiksi, aspek yang biasa dinilai meliputi tema, penokohan, alur, dan gaya bahasa. Kalau bisa, bandingkan dengan karya sejenis supaya penilaianmu punya pijakan.
4. Susun Kerangka Berdasarkan Struktur
Tulis kerangka sesuai lima bagian di atas: judul, identitas buku, pendahuluan, isi, dan penutup. Kerangka membuat tulisanmu tidak melebar ke mana-mana.
5. Tulis Draf dengan Bahasa yang Jelas
Tulis sinopsis secara ringkas dan hindari spoiler. Pada bagian ulasan, sampaikan pendapat dengan alasan, bukan sekadar “bagus” atau “jelek”. Kaidah kebahasaan teks resensi umumnya mencakup penggunaan konjungsi, kata kerja, dan kalimat saran.
6. Sunting dan Cek Ulang
Baca ulang draf untuk memeriksa ejaan, kecocokan data identitas buku, dan keseimbangan antara pujian dan kritik. Pastikan simpulanmu konsisten dengan isi ulasan.
Itulah pembahasan singkat dari Pengadaan Buku Deepublish tentang resensi buku. Semoga bermanfaat!
Referensi
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. “Resensi.” KBBI Daring, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, kbbi.kemdikbud.go.id/entri/resensi. Diakses 5 Nov. 2026.
Triyunanto, Callan Rahmadyvi. “Apa Itu Resensi Buku yang Mendikdasmen Minta untuk PR? Ini Isi dan Contohnya.” detikEdu, 27 Nov. 2025, detik.com/edu/detikpedia/d-8231186/apa-itu-resensi-buku-yang-mendikdasmen-minta-untuk-pr-ini-isi-dan-contohnya. Diakses 5 Nov. 2026.
Zulfikar, Fahri. “Mendikdasmen Usul PR Resensi Buku, Benarkah Bisa Bikin Siswa Jadi Kritis?” detikEdu, 27 Nov. 2025, detik.com/edu/sekolah/d-8230992/mendikdasmen-usul-pr-resensi-buku-benarkah-bisa-bikin-siswa-jadi-kritis. Diakses 5 Nov. 2026.
Juniarti, Gita, dkk. “Pelatihan Penulisan Resensi Buku kepada Guru di SMP Muhammadiyah 3 Gorontalo.” Jurnal Sibermas (Sinergi Pemberdayaan Masyarakat), vol. 14, no. 1, 2025, doi.org/10.37905/sibermas.v14i1.30620.
Wahyuni, Neneng, dan Lili Hasmi. “Keterampilan Menulis Teks Resensi Siswa Kelas XI SMA Negeri 3 Payakumbuh.” Menara Ilmu, jurnal.umsb.ac.id/index.php/menarailmu/article/download/5239/pdf. Diakses 5 Nov. 2026.
Deepublish. “Resensi: Pengertian, Tujuan, Unsur dan Jenis-jenisnya.” Penerbit Deepublish, penerbitdeepublish.com/resensi/. Diakses 5 Nov. 2026.
Ruangguru. “Pengertian Resensi, Manfaat, Struktur & Cara Menyusunnya | Bahasa Indonesia Kelas 11.” Ruangguru, ruangguru.com/cara-membuat-resensi-buku. Diakses 5 Nov. 2026.



