10 Perpustakaan Terbesar di Dunia

perpustakaan terbesar di dunia

Pernah membayangkan seberapa besar sebuah perpustakaan bisa berkembang? Bukan cuma soal jumlah rak buku, tapi soal jutaan manuskrip, peta, rekaman suara, sampai arsip digital yang dikumpulkan selama ratusan tahun.

Beberapa perpustakaan di dunia sudah tumbuh menjadi institusi raksasa yang menyimpan warisan pengetahuan dari banyak generasi. Ukurannya bukan lagi dihitung per rak, melainkan per ratusan juta item koleksi.

Artikel ini merangkum sepuluh perpustakaan terbesar di dunia berdasarkan jumlah koleksinya, lengkap dengan sejarah singkat dan hal unik yang membuat masing-masing layak kamu ketahui.

Daftar 10 Perpustakaan Terbesar di Dunia

1. Library of Congress, Amerika Serikat

Library of Congress di Washington, D.C. memegang predikat perpustakaan terbesar di dunia, dengan koleksi yang tercatat mencapai sekitar 173 juta item. Didirikan pada 24 April 1800 untuk mendukung kerja Kongres AS, lembaga ini kini berfungsi sebagai perpustakaan nasional AS secara de facto.

Koleksinya mencakup lebih dari 38 juta buku dan materi cetak dalam sekitar 470 bahasa, jutaan manuskrip, peta, foto, rekaman suara, dan film. Di dalamnya tersimpan benda-benda bersejarah seperti salinan Alkitab Gutenberg dan koleksi pribadi Thomas Jefferson, yang pernah menjadi cikal bakal perpustakaan ini setelah koleksi awalnya terbakar pada 1814.

Apa Kendala Anda dalam Pengadaan Buku?

2. British Library, Inggris

British Library yang berpusat di London, dengan cabang penyimpanan di Boston Spa, memiliki koleksi lebih dari 170 juta item dan merupakan perpustakaan terbesar di Eropa. Lembaga ini resmi berdiri sebagai institusi terpisah dari British Museum pada 1973, meski akar koleksinya jauh lebih tua.

Berkat sistem legal deposit di Inggris, perpustakaan ini menerima sekitar 8.000 item baru setiap hari dari seluruh terbitan di Inggris dan Irlandia. Koleksi bersejarahnya termasuk salinan Magna Carta, catatan tangan Leonardo da Vinci, dan naskah asli The Beatles.

3. New York Public Library, Amerika Serikat

New York Public Library (NYPL) menyimpan sekitar 55 juta item dan menjadi salah satu perpustakaan umum terbesar di dunia. Didirikan pada 1895, NYPL beroperasi lewat gedung utamanya, Stephen A. Schwarzman Building, dan puluhan cabang yang tersebar di seluruh New York.

Yang membuatnya ikonik adalah Rose Main Reading Room, ruang baca bergaya Beaux-Arts yang jadi salah satu ikon budaya kota New York. Koleksinya mencakup manuskrip langka, peta bersejarah, dan arsip sastra Amerika awal.

4. Shanghai Library, Tiongkok

Shanghai Library tercatat memiliki koleksi lebih dari 56 juta item, menjadikannya perpustakaan terbesar di Asia. Lembaga ini didirikan pada 1952 dengan menggabungkan beberapa koleksi lama, termasuk Bibliotheca Zi-Ka-Wei yang didirikan misionaris Jesuit pada 1847.

Gedungnya yang menjulang setinggi sekitar 106 meter menjadikannya salah satu gedung perpustakaan tertinggi di dunia. Koleksinya mencakup literatur klasik Tiongkok, arsip sejarah, dan sumber daya kontemporer yang terus berkembang.

5. Library and Archives Canada, Kanada

Library and Archives Canada (LAC) di Ottawa menyimpan sekitar 54 juta item warisan dokumenter Kanada. Lembaga ini terbentuk pada 2004 dari penggabungan National Library of Canada dan National Archives of Canada.

Koleksinya mencakup buku, foto, arsip pemerintah, hingga dokumen masyarakat adat. LAC menaruh perhatian besar pada digitalisasi, sehingga peneliti dari berbagai negara bisa mengakses arsip audiovisual dan dokumen bersejarahnya secara daring.

6. Russian State Library, Rusia

Russian State Library di Moskow berdiri sejak 1862 dan menjadi perpustakaan terbesar di Rusia dengan koleksi lebih dari 47 juta item. Lembaga ini sempat bernama Perpustakaan Rumiantsev, lalu Perpustakaan Lenin, sebelum memakai nama seperti sekarang.

Pengadaan Buku

Sebagai perpustakaan legal deposit, lembaga ini menyimpan hampir seluruh karya cetak dari era Uni Soviet hingga Rusia modern dalam ratusan bahasa. Fokus koleksinya kuat pada bidang humaniora dan filsafat, dengan puluhan ribu judul elektronik yang terus bertambah.

Baca Juga: 10 Perpustakaan Tertua di Indonesia

7. Bibliothèque nationale de France, Prancis

Bibliothèque nationale de France (BnF) di Paris menyimpan lebih dari 40 juta item dan berakar dari perpustakaan kerajaan yang sudah ada sejak abad ke-14. Lembaga ini berubah menjadi institusi publik pada 1692, dan menempati kompleks gedung modern François-Mitterrand sejak 1996.

Koleksinya mencakup sekitar 15 juta buku dan manuskrip, termasuk salinan naskah Bayeux Tapestry dan koleksi pribadi Napoleon Bonaparte. BnF juga dikenal karena Sayap Richelieu yang bersejarah, memadukan warisan lama dengan fasilitas digital modern.

8. National Diet Library, Jepang

National Diet Library (NDL) berpusat di Tokyo dengan cabang di Kyoto, menyimpan lebih dari 42 juta item dan berfungsi ganda sebagai perpustakaan nasional sekaligus lembaga riset parlemen Jepang. NDL didirikan pada 1948 sebagai bagian dari proses demokratisasi Jepang pasca-Perang Dunia II.

Lembaga ini mengumpulkan seluruh terbitan yang diproduksi di Jepang, ditambah karya asing tentang Jepang. Koleksinya kuat pada budaya Jepang dan dokumen resmi negara, dengan dukungan arsip digital yang terus diperluas.

9. National Library of China, Tiongkok

National Library of China di Beijing memiliki koleksi lebih dari 37 juta item dan menjadi perpustakaan terbesar kedua di Asia setelah Shanghai Library. Berdiri sejak 1909 dan menjadi lembaga legal deposit sejak 1916, perpustakaan ini menyimpan koleksi literatur dan dokumen sejarah Tiongkok terbesar di dunia.

Koleksi langkanya mencakup naskah kuno dari berbagai dinasti, menjadikannya rujukan utama bagi peneliti sejarah dan sastra klasik Tiongkok dari seluruh dunia.

10. Royal Danish Library, Denmark

Royal Danish Library di Kopenhagen menjadi perpustakaan terbesar di kawasan Nordik dengan koleksi lebih dari 30 juta item. Didirikan oleh Raja Frederik III pada 1648, lembaga ini berperan ganda sebagai perpustakaan nasional Denmark sekaligus perpustakaan Universitas Kopenhagen.

Koleksinya mencakup manuskrip abad pertengahan, hampir seluruh buku Denmark yang terbit sejak 1482, serta ratusan terabyte arsip digital termasuk sebagian besar arsip internet Denmark. Perpustakaan ini telah menjalankan sistem legal deposit sejak 1697.

Sepuluh perpustakaan di atas menunjukkan bagaimana pengumpulan pengetahuan bisa tumbuh menjadi institusi raksasa lintas generasi, mulai dari Library of Congress dan British Library yang menyimpan ratusan juta item, sampai Royal Danish Library yang mewakili kawasan Nordik.

Masing-masing punya jalan sejarah berbeda, tapi semuanya berbagi satu misi yang sama: menjaga warisan pengetahuan manusia agar tetap bisa diakses oleh generasi berikutnya.

Referensi:

  • Library of Congress. Library of Congress Fascinating Facts. https://www.loc.gov
  • Wikipedia. Library of Congress. https://en.wikipedia.org/wiki/Library_of_Congress
  • Wikipedia. List of the World’s Largest Libraries. https://en.wikipedia.org/wiki/List_of_the_world%27s_largest_libraries
  • British Library. About Us. https://www.bl.uk
  • Bibliothèque nationale de France. Histoire de la BnF. https://www.bnf.fr

Muhammad Luqman

Tim editorial Penerbit Deepublish berfokus pada topik pengadaan buku, perpustakaan, dan pendidikan. Setiap artikel disusun berdasarkan sumber tepercaya dan regulasi resmi agar informasinya akurat serta relevan.

Bagikan Artikel Ini
Artikel Terbaru

INGIN PENGADAAN BUKU UNTUK PERPUSTAKAAN DAN INSTANSI ANDA?

Mari pengadaan Buku dengan Penerbit Deepublish dan akan ada Promo khusus untuk Anda yang pengadaan hari ini.