4 Cara Menemukan Novelty Penelitian, Cukup mudah!

cara menemukan novelty penelitian

Dalam dunia akademik, setiap penelitian diharapkan tidak hanya mengulang temuan yang sudah ada, tetapi juga mampu memberikan kontribusi baru bagi perkembangan ilmu pengetahuan.

Inilah alasan mengapa unsur novelty atau kebaruan menjadi salah satu aspek penting yang selalu diperhatikan dalam penyusunan skripsi, tesis, disertasi, maupun artikel ilmiah. 

Dengan adanya novelty, penelitian memiliki nilai lebih karena menawarkan perspektif, metode, objek, atau temuan yang berbeda dari penelitian sebelumnya. Namun, masih banyak mahasiswa dan peneliti pemula yang merasa kesulitan dalam menemukan serta menunjukkan unsur kebaruan dalam riset mereka. 

Lalu, apa sebenarnya yang dimaksud dengan novelty penelitian dan bagaimana cara menemukannya? Simak penjelasan lengkapnya pada artikel berikut.

Pengertian Novelty Penelitian

Dalam dunia akademik, novelty penelitian merupakan salah satu unsur terpenting yang menentukan kualitas sebuah karya ilmiah. Novelty atau kebaruan penelitian dapat diartikan sebagai kontribusi baru yang ditawarkan oleh suatu penelitian sehingga memiliki perbedaan yang jelas dibandingkan penelitian terdahulu.

Apa Kendala Anda dalam Pengadaan Buku?

Unsur ini menjadi bukti bahwa penelitian tidak sekadar mengulang hasil yang sudah ada, melainkan memberikan wawasan, pendekatan, metode, atau temuan baru yang memperkaya perkembangan ilmu pengetahuan.

Kebaruan dalam penelitian tidak selalu berarti menemukan sesuatu yang benar-benar belum pernah ada. Dalam praktiknya, novelty dapat muncul dari berbagai aspek, seperti penggunaan metode yang berbeda, objek penelitian yang lebih spesifik, pengembangan teori yang sudah ada, hingga penerapan konsep lama pada konteks baru.

Dengan demikian, penelitian tetap dapat menghasilkan kontribusi ilmiah yang bernilai meskipun membahas topik yang serupa dengan penelitian sebelumnya.

Cara Menemukan Novelty Penelitian

Menemukan novelty penelitian memang tidak selalu mudah. Banyak peneliti pemula mengalami kesulitan karena merasa hampir semua topik sudah pernah diteliti sebelumnya. Namun, dengan strategi yang tepat, peluang menemukan kebaruan tetap sangat terbuka. Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan.

1. Memilih Bidang Kajian yang Diminati dan Dikuasai

Langkah pertama adalah menentukan bidang kajian yang benar-benar sesuai dengan minat dan kompetensi peneliti. Ketika seseorang memahami suatu bidang secara mendalam, ia akan lebih mudah mengenali permasalahan, perkembangan terbaru, serta kekurangan dari penelitian yang telah dilakukan sebelumnya.

Memilih topik yang disukai juga membantu peneliti lebih fokus dalam menggali ide dan mengembangkan penelitian. Sebaliknya, jika memilih bidang yang belum dipahami dengan baik, proses identifikasi kebaruan akan menjadi lebih sulit karena kurangnya pemahaman terhadap perkembangan literatur yang ada.

2. Mencari Research Gap

Cara berikutnya adalah menemukan research gap atau kesenjangan penelitian. Research gap merupakan bagian yang belum terjawab, belum dibahas secara mendalam, atau memiliki hasil yang masih bertentangan dalam penelitian terdahulu. Kesenjangan inilah yang menjadi peluang bagi peneliti untuk menghadirkan kontribusi baru.

Sebagai contoh, penelitian sebelumnya mungkin hanya dilakukan pada kelompok responden tertentu. Peneliti dapat memperluas cakupan responden, menggunakan variabel tambahan, atau menerapkan metode analisis yang berbeda. Dengan demikian, penelitian menghasilkan perspektif baru yang belum pernah dikaji sebelumnya.

Research gap juga dapat ditemukan melalui perbedaan hasil penelitian terdahulu. Ketika beberapa penelitian menunjukkan hasil yang tidak konsisten, kondisi tersebut dapat menjadi dasar untuk melakukan penelitian lanjutan guna memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif.

Ebook Bisnis

3. Melakukan Studi Literatur Secara Mendalam

Studi literatur merupakan langkah penting dalam menemukan novelty penelitian. Melalui kegiatan ini, peneliti mempelajari berbagai jurnal, prosiding, buku ilmiah, dan publikasi akademik lainnya yang relevan dengan topik penelitian. Tujuannya adalah memahami perkembangan penelitian terbaru sekaligus mengidentifikasi area yang masih membutuhkan kajian lebih lanjut.

Agar hasilnya maksimal, gunakan sumber literatur yang terbit dalam lima tahun terakhir. Literatur terbaru biasanya mencerminkan perkembangan terkini dalam suatu bidang ilmu sehingga lebih relevan untuk dijadikan dasar penelitian.

Saat melakukan studi literatur, buatlah pemetaan terhadap penelitian terdahulu. Catat tujuan penelitian, metode yang digunakan, hasil yang diperoleh, serta keterbatasan yang disebutkan oleh peneliti sebelumnya. Dari proses ini, peluang menemukan unsur kebaruan akan lebih mudah terlihat.

4. Mengamati Permasalahan Nyata di Lapangan

Selain melalui literatur, novelty juga dapat ditemukan dari fenomena yang terjadi di masyarakat. Banyak permasalahan aktual yang belum mendapatkan perhatian akademik secara memadai. Dengan mengamati kondisi lapangan, peneliti dapat menemukan topik baru yang relevan dengan kebutuhan masyarakat sekaligus memiliki nilai ilmiah yang tinggi.

Pendekatan ini sangat efektif karena penelitian tidak hanya berorientasi pada teori, tetapi juga mampu memberikan solusi terhadap masalah nyata. Bahkan, banyak penelitian berkualitas tinggi lahir dari kebutuhan praktis yang muncul di lingkungan sosial, ekonomi, pendidikan, maupun teknologi.

Baca Juga: Cara Membuat Studi Literatur yang Baik dari Jurnal

Cara Menunjukkan Unsur Novelty Penelitian

Menemukan novelty saja tidak cukup. Peneliti juga harus mampu menunjukkan secara jelas letak kebaruan yang dimiliki agar pembaca, dosen pembimbing, maupun reviewer dapat memahami kontribusi penelitian tersebut.

1. Menjelaskan Research Gap pada Pendahuluan

Bagian pendahuluan merupakan tempat yang paling tepat untuk menunjukkan alasan mengapa penelitian perlu dilakukan. Pada bagian ini, peneliti harus menjelaskan penelitian terdahulu, mengidentifikasi kesenjangan yang ada, lalu menunjukkan bagaimana penelitian yang dilakukan mampu mengisi kekosongan tersebut.

Dengan menjelaskan research gap secara sistematis, pembaca akan memahami bahwa penelitian yang dilakukan memiliki tujuan yang berbeda dan memberikan kontribusi baru.

2. Menyampaikan Kebaruan pada Kajian Pustaka

Kajian pustaka tidak hanya berfungsi sebagai kumpulan teori, tetapi juga sebagai sarana untuk memperlihatkan posisi penelitian. Peneliti dapat membandingkan hasil penelitian terdahulu dengan penelitian yang sedang dilakukan sehingga perbedaan dan unsur kebaruan terlihat lebih jelas.

Penyajian tabel penelitian terdahulu sering digunakan untuk memperkuat argumentasi mengenai novelty penelitian. Cara ini memudahkan pembaca memahami perbedaan antara penelitian yang dilakukan dengan penelitian sebelumnya.

3. Menegaskan Kontribusi pada Pembahasan

Pada bagian pembahasan, peneliti perlu mengaitkan hasil penelitian dengan temuan terdahulu. Jelaskan aspek apa yang berbeda, lebih lengkap, atau memberikan perspektif baru dibandingkan penelitian sebelumnya.

Semakin jelas kontribusi yang dijelaskan, semakin kuat posisi novelty penelitian tersebut dalam memberikan sumbangan terhadap pengembangan ilmu pengetahuan.

4. Menyimpulkan Nilai Tambah Penelitian

Pada bagian kesimpulan, peneliti perlu merangkum kontribusi utama yang dihasilkan. Fokuskan pada manfaat praktis maupun teoritis yang menjadi pembeda penelitian dibandingkan studi terdahulu.

Penyampaian yang ringkas namun tegas akan membantu pembaca memahami pentingnya penelitian dan memperkuat kesan bahwa penelitian tersebut memang memiliki unsur kebaruan yang signifikan.

Menemukan novelty penelitian tentu akan lebih mudah dengan dukungan referensi yang lengkap dan relevan. Karena itu, pembaruan koleksi melalui pengadaan buku perpustakaan secara berkala menjadi langkah penting untuk mendukung kualitas riset dan pembelajaran.

Referensi:

“4 Cara Menemukan Novelty Penelitian, Cukup Mudah!” Dunia Dosen, https://duniadosen.com/informasi/novelty-penelitian/. Diakses 18 Juni 2026

“Bocoran Cara Menemukan Novelty (Kebaruan) pada Judul Skripsi tanpa Harus Menemukan Teknologi Baru.” Masoem University, 20 Mar. 2026, https://masoemuniversity.ac.id/artikel/bocoran-cara-menemukan-novelty-kebaruan-pada-judul-skripsi-tanpa-harus-menemukan-teknologi-baru/. Diakses 18 Juni 2026

Muhammad Luqman

Lead SEO Specialist and Content Editor for Deepublish Grup.

Bagikan Artikel Ini
Artikel Terbaru

INGIN PENGADAAN BUKU UNTUK PERPUSTAKAAN DAN INSTANSI ANDA?

Mari pengadaan Buku dengan Penerbit Deepublish dan akan ada Promo khusus untuk Anda yang pengadaan hari ini.