Dalam dunia akademik, banyak mahasiswa masih bingung membedakan antara state of the art dan novelty penelitian. Keduanya sering dianggap sama, padahal memiliki peran yang berbeda dalam penyusunan karya ilmiah.
State of the art penelitian berfokus pada pemetaan perkembangan riset terdahulu, sedangkan novelty penelitian menekankan kebaruan atau kontribusi yang ditawarkan.
Memahami perbedaan ini sangat penting agar penelitian memiliki arah yang jelas dan tidak mengulang studi sebelumnya. Oleh karena itu, artikel ini akan membahas secara lengkap perbedaan state of the art dan novelty penelitian.
Daftar Isi
Pengertian Novelty Penelitian
Novelty penelitian adalah unsur kebaruan atau keunikan yang menjadi kontribusi utama dalam sebuah karya ilmiah. Dalam konteks akademik, novelty menunjukkan apa yang membedakan penelitian yang dilakukan dengan penelitian sebelumnya.
Kebaruan ini bisa berupa temuan baru, pendekatan metode yang berbeda, pengembangan teori, atau penerapan konsep lama pada objek yang baru.
Dengan adanya novelty, penelitian tidak hanya mengulang studi terdahulu, tetapi juga memberikan nilai tambah yang relevan. Hal ini membuat karya ilmiah lebih kuat, layak dipublikasikan, serta mampu memberikan manfaat bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan praktik di lapangan.
Pengertian State of The Art
Lalu apa itu state of the art? state of the art penelitian adalah konsep yang digunakan untuk menggambarkan perkembangan terbaru dan posisi terkini suatu topik berdasarkan kajian literatur ilmiah. Dalam konteks akademik, pengertian state of the art merujuk pada rangkuman sekaligus analisis kritis terhadap penelitian-penelitian sebelumnya yang relevan, sehingga peneliti dapat memahami tren, metode, serta hasil yang sudah ada.
Bagian ini biasanya disusun melalui telaah pustaka dari jurnal, buku, dan sumber ilmiah terpercaya. Tujuan utama state of the art penelitian adalah untuk mengidentifikasi research gap atau celah penelitian yang belum banyak dikaji.
Selain itu, state of the art juga berfungsi sebagai dasar dalam menyusun landasan teori yang kuat. Dengan memahami perkembangan penelitian terkini, karya ilmiah menjadi lebih relevan, terstruktur, dan memiliki kualitas akademik yang lebih tinggi sesuai standar penelitian modern.
5 Perbedaan State of The Art dan Novelty Penelitian
Meskipun keduanya saling berkaitan, state of the art dan novelty penelitian memiliki fungsi dan fokus yang berbeda. Berikut 5 perbedaan state of the art penelitian dan novelty penelitian:
1. Perbedaan dari Segi Pengertian
State of the art penelitian adalah rangkuman dan analisis perkembangan penelitian terbaru dalam suatu bidang berdasarkan literatur yang relevan. Sementara itu, novelty penelitian adalah unsur kebaruan atau keunikan yang ditawarkan oleh penelitian yang sedang dilakukan.
Artinya, state of the art berfokus pada “apa yang sudah ada”, sedangkan novelty berfokus pada “apa yang baru” dari penelitian tersebut.
2. Perbedaan dari Segi Fungsi
Fungsi utama state of the art adalah untuk memetakan penelitian terdahulu dan menemukan research gap. Dengan adanya kajian ini, peneliti dapat mengetahui perkembangan riset yang sudah dilakukan.
Sedangkan novelty penelitian berfungsi untuk menunjukkan kontribusi baru yang diberikan oleh penelitian, baik dari segi metode, objek, maupun hasil. Novelty menjadi nilai tambah yang menentukan kualitas penelitian.
3. Perbedaan dari Segi Isi
Isi dari state of the art penelitian berupa ringkasan dan analisis berbagai penelitian sebelumnya yang relevan dengan topik yang dibahas. Biasanya mencakup teori, metode, serta hasil penelitian terdahulu.
Sebaliknya, novelty penelitian berisi penjelasan tentang keunikan penelitian yang dilakukan. Ini bisa berupa pendekatan baru, pengembangan teori, atau solusi berbeda terhadap suatu permasalahan.
4. Perbedaan dari Segi Letak dalam Karya Ilmiah
Dalam penulisan karya ilmiah, state of the art biasanya terdapat pada bagian kajian pustaka atau tinjauan literatur. Bagian ini menjadi dasar untuk memahami penelitian sebelumnya.
Sementara itu, novelty penelitian umumnya dituliskan pada bagian pendahuluan atau latar belakang, terutama saat menjelaskan kontribusi penelitian. Novelty juga sering ditegaskan kembali pada bagian kesimpulan.
5. Perbedaan dari Segi Peran dalam Penelitian
Peran state of the art penelitian adalah sebagai fondasi atau dasar dalam menyusun penelitian. Tanpa state of the art, peneliti akan kesulitan mengetahui arah dan posisi risetnya.
Sedangkan novelty penelitian berperan sebagai nilai utama yang membuat penelitian layak dilakukan dan dipublikasikan. Novelty menjadi alasan mengapa penelitian tersebut penting dan berbeda dari penelitian sebelumnya.
Secara umum, perbedaan state of the art dan novelty penelitian terletak pada fokus, fungsi, dan perannya dalam karya ilmiah. State of the art membantu peneliti memahami perkembangan penelitian sebelumnya, sedangkan novelty menunjukkan kebaruan dan kontribusi yang diberikan.
Itulah pembahasan singkat dari Pengadaan Buku Deepublish tentang perbedaan state of the art dan novelty penelitian. Dengan memahami keduanya, peneliti dapat menghasilkan karya ilmiah yang lebih terstruktur, relevan, dan memiliki nilai akademik tinggi sesuai standar penelitian modern.
Referensi:
Deepublish Store. “State of The Art Penelitian: Pengertian, Fungsi, dan Cara Membuat.” Deepublish Store, https://deepublishstore.com/blog/penelitian-skripsi/state-of-the-art-penelitian/. Diakses 7 April 2026.
ResearchGate. Arianto, Bambang, dan Rani, S. M. Penyusunan State of The Art Penelitian. Borneo Novelty Publishing, 2024. https://www.researchgate.net/publication/385096507_Penyusunan_State_of_The_Art_Penelitian. Diakses 7 April 2026.




